Sunday, 12 May 2013

[Pakaian.ME] Arti Haid Menstruasi Masalah Gangguan dan Mengatasi Nyeri Saat Haid Datang Bulan

Pakaian.ME has posted a new item, 'Arti Haid Menstruasi Masalah Gangguan dan
Mengatasi Nyeri Saat Haid Datang Bulan'



WASPADAI GANGGUAN SAAT DATANG BULAN

Haid atau disebut juga menstruasi
adalah proses peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan
jaringan tubuh. Dengan kata lain, menstruasi adalah suatu proses
pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar dan sel-sel
yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan atau kehamilan.
Menstruasi merupakan proses normal yang dialami wanita tiap bulan.

Siklus haid normal adalah 21-35 hari sekali dengan lama haid sekitar
4-7 hari dan jumlah darah haid normal yang dikeluarkan sekitar 30-40 ml.
Usia normal wanita mendapatkan haid pertama kali adalah umur 8-18
tahun. Menstruasi akan berhenti dengan sendirinya saat wanita berusia
40-50 tahun, yang dikenal dengan istilah menopause.

Sebagian besar wanita mengalami nyeri haid dari gejala yang ringan
sampai yang berat dan ini merupakan masalah terutama bagi wanita yang
bekerja karena menyebabkan aktivitas berkurang. Hal ini mengakibatkan
turunnya kinerja. Penderita nyeri haid di Indonesia sampai saat ini
belum diketahui angka kejadiannya, tetapi di beberapa Rumah Sakit
dijumpai sebesar 10,7 - 13,1% dari jumlah kunjungan wanita usia
reproduksi.


MASALAH YANG DI HADAPAI SAAT DATANG BULAN

Hampir separuh populasi wanita usia reproduksi mengalami sindrom pra menstruasi
atau biasa disingkat PMS (Pre-Menstruation Syndrome).
Gejalanya sangat beragam dan berbeda antara penderita satu dengan yang
lain. Sekitar 40% wanita usia 14-50 tahun mengalami sindrom PMS. Tipe
PMS ada beberapa macam. Dr Guy E. Abraham, ahli kandungan dan kebidanan
dari Fakultas Kedokteran UCLA, AS membagi PMS menjadi 4 tipe berdasarkan
gejalanya:


1. PMS tipe A (Anxiety)
PMS tipe A ditandai dengan gejala seperti rasa cemas, sensitif, saraf
tegang, perasaan labil, bahkan ada beberapa yang mengalami depresi
ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. Gejala ini timbul
karena ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron, hormon
estrogen terlalu tinggi dibanding hormon progesteron.


2. PMS tipe H (Hyperhydration)
PMS tipe H memiliki gejala edema (pembengkakan), perut kembung, yeri
pada buah dada, pembengkakan tangan dan kaki, peningkatan berat badan
sebelum haid. Pembengkakan ini disebabkan oleh berkumpulnya air pada
jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula
pada diet penderita.


3. PMS tipe C (Craving)
PMS tipe C ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang
manis dan karbohidrat sederhana. Umumnya setelah 20 menit menyantap gula
dalam jumlah banyak akan timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan,
jantung berdebar, pusing kepala yang terkadang sampai pingsan.
Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh
meningkat.


4. PMS tipe D (Depression)
PMS tipe D ditandai dengan gejala depresi, ingin menangis, lemah,
gangguan tidur, pelupa, bingung, sulit dalam mengucapkan kata-kata. PMS
tipe ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon

Gejala lain yang banyak dialami pada hari pertama atau satu hari
sebelum datang bulan banyak wanita mengeluh nyeri atau kram perut.
Gangguan ini tidak termasuk dalam PMS tetapi datang bersamaan dengan
gejala PMS. Nyeri haid yang hebat disebut dengan dismenorea, ada 2 jenis
dismenorae :


Nyeri haid primer, timbul sejak
haid pertama dan akan pulih dengan sendirinya. Nyeri haid ini normal
tetapi dapat berlebihan apabila dipengaruhi oleh faktor fisik dan
psikis, seperti : stres, penyempitan pembuluh darah, kurang darah,
kondisi tubuh yang menurun. Gejala ini tidak membahayakan kesehatan akan
hilang begitu haid datang.



Nyeri haid sekunder, yaitu jika ada
penyakit yang datang kemudian. Penyebabnya adalah kelainan seperti
infeksi rahim, kista, tumor disekitar kandungan atau kelainan kedudukan
rahim yang menetap, endometriosis yaitu kelainan letak lapisan dinding
rahim yang menyebar keluar rahim, sehingga menjelang menstruasi akan
dirasakan sakit yang luar biasa.

ATASI KELUHAN NYERI HAID DENGAN KIRANTI SEHAT DATANG BULAN
Kiranti Sehat Datang Bulan adalah minuman kesehatan
dengan bentuk praktis ready-to-drink terbuat dari rempah alami dan
diproses dengan cara yang higienis sehingga aman untuk dikonsumsi.Keunggulan
dari Kiranti Sehat Datang Bulan adalah :
Rasa yang enak
Formulasi rasional dan terstandar
Bahan alami segar
Khasiat Kiranti telah teruji klinis dan aman

Manfaat Kiranti Sehat Datang Bulan :
Memperlancar haid
Mengatasi keluhan haid, seperti : nyeri, letih, lesu
Mengatasi bau badan

Dengan mengkonsumsi Kiranti Sehat Datang Bulan maka tubuh akan
bersih, sehat dan segar. Kita akan merasakan hari-hari haid seperti
hari-hari biasa, tanpa adanya keluhan haid.
MANFAAT BAHAN ALAM YANG TERKANDUNG DALAM KIRANTI SEHAT DATANG BULAN

Bahan alam yang terkandung didalam Kiranti Sehat Datang Bulan yang dipercaya
dapat mengatasi nyeri saat haid adalah :

Curcuma domesticae Rhizoma

Rimpang kunyit (Curcuma domesticae Rhizoma) mengandung
senyawa kurkumin dan minyak atsiri yang memiliki efek estrogenik yang
dalam jumlah kecil dapat mempercepat dimulainya haid apabila diminum
pada fase luteum. Curcumin juga mempunyai efek antioksidan, antikanker,
antijamur, antibakteri, antiinflamasi, menurunkan kadar kolesterol,
hepatoprotektor, imunostimulan. Kunyit juga mengandung arturmerone yang
memiliki aktivitas untuk menghentikan pendarahan dan melancarkan haid,
mengatasi yeri haid, mencegah keputihan dan bau badan, serta dapat
meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit
Tamarindi Pulpa

Asam jawa (Tamarindi Pulpa) secara turun temurun digunakan
berpasangan dengan kunyit yang disebut jamu kunyit asam. Asam jawa
bersinergi dengan kunyit membantu melancarkan pencernaan dan memberikan
rasa asam yang enak dan menyegarkan sewaktu diminum.
Kaempferia galanga Rhizoma

Rimpang kencur (Kaempferia galanga Rhizoma) mengandung
p-metoksi sinamat, minyak atsiri, kaempferol yang bersifat oksitoksik
(mempengaruhi siklus haid). Kencur juga memiliki efek analgesik,
antijamur / antibakteri. Dengan demikian kencur dapat membantu
memperlancar haid dan mencegah keputihan serta bau badan
Zingiberis Rhizoma

Rimpang jahe (Zingiberis Rhizoma) mengandung gingerol,dan minyak
atsiri yang bersifat tonikum (memperkuat tubuh), analgesik (penghilang
rasa sakit), antiinflamasi (antiradang). Dengan demikian jahe dapat
mengurangi rasa sakit/nyeri dan menguatkan tubuh, sehingga tubuh tetap
bugar saat haid
Arengae pinnata Fructose

Selain memberikan rasa manis dan aroma yang khas, gula jawa (Arengae pinnata
Fructose) merupakan sumber energi sehingga dapat menjaga stamina
Cinnamomi Cortex

Kayu manis (Cinnamomi Cortex) mengandung o-metoksiinamaldehida yang bersifat
antimikroba dan mengatasi dismenorrhea
KIRANTI SEHAT DATANG BULAN TELAH TERUJI KLINIS Pada tanggal 22 Mei 2005 Menteri
Kesehatan RI DR. Dr. Siti Fadillah memberikan predikat OBAT HERBAL TERSTANDAR
kepada Kiranti Sehat Datang Bulan.Obat herbal terstandar adalah
sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya
secara ilmiah dengan uji praklinik dan bahan bakunya telah
distandardisasi.

Kiranti mendapatkan predikat Obat herbal terstandar karena telah memenuhi
memenuhi kriteria :

Aman sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Kiranti Sehat
Datang Bulan dinyatakan aman untuk dikonsumsi berdasarkan pengujian
toksisitas akut dan sub akut yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia
Klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah/praklinik. Kiranti telah
terbukti memiliki efek analgesik. Penelitian dilakukan dengan
bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Telah dilakukan standardisasi terhadap bahan baku yang di gunakan dalam produk
jadi.
Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku.

Pustaka :
Anonim. Monograph of Medicinal plants. World Health Organization. 1999.
Anonim. Futotherapeutisch Formularium. Konin Klijke Nederlandse Maatschappij
Terbevorinjder pharmacie. 1990.
Dep. Kes RI. Materia Medica Indonesia. 1996
JonesIII HW. Benign diseases of the vulva and vagina. In :
Novaks Text Book of Gynecology, 11th ed. Baltimore : William &
Wilkins Inc, 1998; 570-5
Salerno Lj. Leucorrhea.In : Sciarra JJ, ed. Gynecology and
obstetrics, Rev ed. Philadelphia : Harper and Row, Publisher, 1992; 26: 1
5
Gant NF, Cuningham FG. Basic Gynecology and Obstetric, 1 st ed. Connecticut :
Prentice-Hall International Inc, 1993; 43 53
www.indomedia.com/intisari/599.htm


sumber: klikdokter(dot)com







You may view the latest post at
http://pakaian.me/


Best regards,
Pakaian.ME
http://pakaian.me

No comments:

Post a Comment